Kalkulator Pensiun
Cari tahu apakah Anda menabung cukup. Proyeksikan saldo pensiun Anda dan periksa apakah dapat menopang pengeluaran hingga usia yang diharapkan — di kedua fase akumulasi dan penarikan.
Cara Kerja Matematika Pensiun
Rencana pensiun memiliki dua fase. **Fase akumulasi** berjalan dari hari ini hingga usia pensiun: kontribusi bulanan ditambah imbal hasil investasi membuat saldo Anda tumbuh. **Fase penarikan** berjalan dari pensiun hingga akhir cakrawala perencanaan (kebanyakan rencana menggunakan usia 90-95): pengeluaran tahunan menarik uang sementara aset yang tersisa masih menghasilkan imbal hasil. Kalkulator ini memodelkan kedua fase dengan bunga majemuk bulanan, menggunakan asumsi imbal hasil terpisah — biasanya 6-8% sebelum pensiun (portofolio berbobot saham) dan 3-5% setelahnya (lebih konservatif).
**Aturan 4%** adalah patokan penarikan berkelanjutan paling populer: jika saldo pensiun Anda 25× pengeluaran tahunan, peluang historis kehabisan uang dalam 30 tahun pensiun sangat rendah. Jika menghabiskan $50.000/tahun, target sekitar $1,25M. Hasil kalkulator ini adalah simulasi aktual dari input Anda alih-alih aturan praktis — sesuaikan asumsi untuk melihat seberapa dekat Anda.
**Inflasi** membuat perbedaan nyata di cakrawala 30+ tahun. $50.000/tahun hari ini membeli jauh lebih sedikit dalam 30 tahun pada inflasi 3% — kalkulator meningkatkan pengeluaran setiap tahun pensiun secara otomatis. Kesalahan perencanaan paling umum adalah menggunakan dolar nominal tanpa menyesuaikan inflasi, yang membuat rencana terlihat lebih kuat dari sebenarnya. Jika ambang sukses terasa tidak nyaman ketat, tuas dengan dampak terbesar (berurutan) adalah: (1) menunda pensiun 1-3 tahun, (2) meningkatkan kontribusi bulanan, (3) menurunkan target pengeluaran, (4) bekerja paruh waktu di awal pensiun.
Untuk alat lebih fokus: kalkulator 401(k) memproyeksikan saldo dengan match pemberi kerja, kalkulator investasi menampilkan pertumbuhan rekening kena pajak, dan bunga majemuk menampilkan matematika dasar fase akumulasi.